Pemuda Madiun Sukses Budidaya Ikan Cupang, Sebulan Omzetnya Rp40 Juta

Dari rintisan usaha yang dijalaninya selama kurun waktu tiga tahun itu, Sarwo Edi mengaku mendapatkan omzet pendapatan sekitar Rp4 juta perbulan. Ikan cupang yang dijualnya ada tiga jenis, diantaranya Bulan, Emeral dan Plakat. Semua, usaha ini sebagai usaha sampingan untuk mengisi waktu senggang sepulang dinas di kepolisian. Namun, lama-lama Sarwo Edi tertarik dan mengembangkan dengan membeli rumah berikut tanah seluas 40 RU. “Ini merupakan tantangan tersendiri bagi Saya. Para pebisnis ikan cupang akan berlomba-lomba mengedepankan ikan-ikan yang berkualitas untuk dipasarkan,” jelas Sandi.

Untuk mendapatkan indukan betina, Anda dapat mencari di pasar untuk menekan pengeluaran. Pembahasan lebih lanjut mengenai indukan ikan cupang ini bisa Anda dapatkan di buku Cetak Cupang Kualitas Ekspor yang diterbitkan oleh Penebar Swadaya. Pertama anda bisa menggunakan kemajuan teknologi informasi untuk memasarkan ikan cupang hias yaitu internet. Gunakanlah media sosial untuk memasarkan ikan cupang hias yang anda miliki. Manfaatkan jaringan pertemanan di Facebook, Instagram, dan lainnya agar semakin banyak yang tertarik dengan ikan hias yang anda tawarkan.

Setelah itu, kamu akan melihat ikan cupang jantan membuat sarang gelembung. Bisnis ikan hias yang menjanjikan selanjutnya adalah usaha ikan hias guppy. Ini dikarenakan ikan guppy merupakan jenis ikan yang selalu diminati dalam dunia ikan hias. Berikutnya memasukkan ikan cupang pejantan yang sudah siap kawin dan biarkan pejantan berada didalam wadah selama sehari. Pejantan nantinya akan membuat gelembung-gelembung udara sebagai tempat untuk menyimpan telur setelah dibuahi. Agar pejantan bereaksi menciptakan gelembung, maka masukkan ikan cupang betina secara terpisah didalam gelas kaca atau plastic tadi namun tetap berada di dalam aquarium sang jantan.

Ia mengaku dirinya kesulitan mendapat ikan dengan kelas lebih tinggi karena peredarannya yang terbatas. Menurutnya, kualitas air menjadi kunci bagi keberhasilan pemeliharaan ikan cupang. Begitu juga dengan pakan yang mempengaruhi pertumbuhan ikan cupang. Ia sendiri lebih memilih pakan alami untuk menjaga kualitas ikan yang habitat aslinya berada di alam liar tersebut. Menurutnya, ketelatenan menjadi kunci sukses untuk membudidayakan ikan hias. Warga Bogor, Jawa Barat ini mengaku masih perlu banyak belajar dalam menekuni hobi barunya.

Usaha bisnis ikan cupang

Ikan cupang dapat menghasilkan ribuan butir telur yang akan menetas dalam kurun waktu 24 jam setelah dibuahi dalam satu kali masa perkawinan. Makanannya pun mudah didapat yakni kutu air, cacing sutera, dan larva nyamuk. Buktinya, masih saja kita temui toko yang berjualan ikan cupang di pinggir jalan maupun menggelar lapak di marketplace. “Sudah dua tahun. Awalnya iseng tapi memang hobi, otodidak dari konten youtube ternyata bisa merambah ke bisnis baik online maupun offline,” jelas Adis. Siapkan aquarium tempat pemijahan kemudian isi dengan air bersih setinggi 10 sampai 15 cm. Lebih baik mengunakan air sungai alami lalu biarkan mengendap terlebih dahulu sebelum ikan dimasukkan.

Hal ini tentu berpotensi untuk mendatangkan semakin banyak pelanggan kedalam bisnis yang anda geluti. Hal selanjutnya yang haus anda perhatikan berkenaan dengan kondisi air untuk ikan cupang hias yang anda budidayakan. Dikarenakan anda memelihara ikan cupang untuk tujuan bisnis, maka anda memerlukan filter air dan aerator didalam akuarium ikan cupang hias. Meskipun ikan cupang mampu bertahan dalam kondisi oksigen yang sedikit, namun untuk mendapatkan kualitas ikan cupang kontes anda membutuhkan pengorbanan yang lebih banyak.

Nah, itu semua adalah analisa usaha ikan hias dari jenis ikan cupang diskus, balck ghost, koi dan guppy. Tentu saja, masing-masing jenis ikan memiliki keuntungan yang berbeda. Jika kamu memang sudah mantap untuk berbisnis ikan hias, ada baiknya jangan hanya terpaku pada satu jenis ikan hias saja. Apalagi di Indonesia sendiri ada cukup banyak jenis ikan hias yang populer. Meskipun harus diakui jika bisnis ikan cupang saat ini sangatlah menjanjikan.

Pembudidaya biasanya memilih menggunakan akuarium atau kolam pembesaran. Penggunaan ember atau bak bekas disarankan bila Anda ingin menekan biaya. Kemudian terdapat hobi yang beralih dari pecinta burung yang kini beralih dengan memelihara ikan cupang. Selain itu menurut Zaenul selain menjadi ikan hias, ikan cupang ini bermanfaat karena jentik nyamuk disukai oleh ikan cupang. Perawatan ikan cupang ini juga juga tergolong mudah, cukup dengan kebersihan air dan tempat serta memberikan cukup makanan jenis pur dan dan diselingi pemberian makanan cacing sutra dua hari sekali. Bahkan sebenarnya kita tidak perlu membeli indukan yang mahal, cukup temukan ikan cupang muda yang memilki kualitas unggul untuk kemudian dipelihara terlebih dahulu sebelum dijadikan indukan.

Modal awal yang kita butuhkan hanyalah sepasang indukan jantan dan betina yang siap untuk dikawinkan. Kalau kamu pergi ke toko yang menjual ikan hias pasti ada ikan cupang dengan beragam jenis dan warna yang dipajang dalam gelas-gelas kaca kecil karena untuk mendapatkan ikan cupang ini memang mudah. Pemasaran ikan cupang atau biasa juga disebut dengan ikan betta memang tidak ada matinya.

Potensi ekonomi budi daya ikan hias di Indonesia sangat besar. Berdasarkan laporan Kementerian Kelautan dan Perikanan , terdapat 3.567 jenis ikan air laut dan 1.226 jenis ikan tawar yang berpotensi dibudidayakan sebagai ikan hias. 128 jenis ikan di antaranya tergolong endemik atau yang hanya bisa ditemukan di negeri ini. Ditemui secara terpisah, Kepala BRSDM KP, Sjarief Widjaja mengatakan, ikan hias air tawar memiliki prospek yang cukup potensial jika dikembangkan dengan baik. Hal ini karena komoditas ikan hias dapat diandalkan sebagai komoditas yang laku di pasaran dan komoditas ekspor.